BAGI orang-orang tuli dan bisu, komunikasi menjadi masalah tersendiri. Untuk mengatasi masalah tersebut, diciptakan alat bernama Sign Voice Language Translator (SVLT). Perangkat ini merupakan sebuah portable device yang memfasilitasi komunikasi antara orang buta dan tuli.
SVLT bekerja layaknya penerjemah. Alat itu dapat mengonversi bahasa sesuai kebutuhan, baik mengonversi gestur tubuh menjadi suara maupun suara menjadi tulisan. SVLT dipakai dengan cara dikalungkan. Untuk orang buta, SVLT dilengkapi mikrofon dan earphone. Untuk si tuli, SVLT punya LCD dan kamera.
Saat orang dengan pendengaran terganggu ingin menyampaikan pesan pada si buta, kamera yang terpasang pada SVLT lawan bicaranya akan menangkap tiap gestur tubuh yang disampaikan. SVLT kemudian mengonversi bahasa tubuh tersebut menjadi suara. Sehingga orang buta akan dapat memahami apa yang disampaikan lewat earphone.
Orang dengan cacat penglihatan bisa berkomunikasi dengan orang tuli layaknya orang normal. Sinyal suara dari ucapan si buta bisa dikonversikan menjadi sinyal tulisan via bluetooth. Tulisan tersebut akan terpampang pada layar LCD pada SVLT dan bisa dengan mudah dibaca.
Alat ini juga dilengkapi dengan teknologi bluetooth. Sehingga, saat ada di dekat orang yang cacat, mereka dapat langsung saling mengenali. (kiy/bs/rum)

0 komentar:
Posting Komentar